Pelatihan Hiperkes Dan Keselamatan Kerja Bagi Paramedis Sertifikasi Kemnaker RI adalah pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi paramedis dalam menerapkan prinsip higiene perusahaan, kesehatan kerja, dan keselamatan kerja di lingkungan industri.
Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman mengenai identifikasi bahaya kerja, pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, pemeriksaan kesehatan tenaga kerja, serta penanganan kondisi darurat di tempat kerja.
Melalui pelatihan ini, paramedis diharapkan mampu menjalankan tugas pelayanan kesehatan kerja secara profesional sesuai ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Sertifikasi Kemnaker RI menjadi nilai tambah bagi peserta dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai tenaga kesehatan kerja.
Cakupan Materi Pelatihan Hiperkes Dan Keselamatan Kerja Bagi Paramedis
1. Peraturan perundangan dan kebijakan di bidang K3: (teori 2 JP)
- Pengertian dan ruang lingkup
- Peraturan perundangan di bidang K3
- Kebijakan nasional bidang K3 (visi, misi, strategi, program)
- Standar/pedoman bidang K3
2. Sistem manalemen keselamatan kesehatan kerja dan audit internal dan manajemen risiko di tempat kerja (teori 3 JP)
- Pengertian dan ruang lingkup SMK3
- Audit SMK3 (Audit internal dan audit Eksternal)
3. Panitia pembina keselamatan dan Kesehatan kerja (P2K3) (teori 2 JP)
- Pengertian dan ruang lingkup P2K3
- Peraturan perundangan terkait P2K3
- Proses pembentukan P2K3
- Keanggotaan P2K3
- Tugas fungsi dan tanggung jawab P2K3
- Pelaksanaan program kerja P2K3
4. Program pelayanan kesehatan kerja (teori 3 JP, praktek 2 JP)
- Tugas dan fungsi paramedis K3
- Prinsip-prinsip penyelenggaraan pelayanan kesehatan kerja
- Syarat-syarat penyelenggaraan pelayanan kesehatan kerja
- Tatacara penyelenggaraan pelayanan kesehatan kerja
- Jenis-jenis program/kegiatan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan kerja
- Tindak lanjut penyelenggaraan pelayanan kesehatan kerja
- Mekanisme pengesahan pelayanan kesehatan kerja
5. Penyakit akibat kerja (PAK) dan sistem pelaporan (teori 2 JP)
- Pengertian PAK
- Peraturan perundang-udangan terkait PAK dan sistem pelaporan
- Faktor penyebab PAK
- Diagnosa PAK
- Jenis PAK
- Deteksi dini PAK
- Pencegahan PAK
- Pelaporan PAK
6. Promosi kesehatan kerja dan pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja (teori 2 JP)
- Definisi dan ruang lingkup
- Prinsip promosi kesehatan di tempat kerja
- Bentuk-bentuk promosi
- Peran dan strategi promosi
- Tahapan pelaksanaan
- Kriteria penilaian
- Penyuluhan kesehatan di tempat kerja (pencegahan HIV/AIDS dan narkoba, perilaku hidup sehat)
7. P3K di tempat kerja (teori 2 JP, praktek 2 JP)
- Pengertian P3K di tempat kerja
- Menentukan kebutuhan pertolongan pertama di tempat kerja
- Bantuan hidup dasar
- Penanganan perdarahan, luka bakar, patah tulang, terkilir dan membalut luka
8. Ergonomi dan fisiologi kerja (teori 2 JP, praktek 1 JP)
- Pengertian Ergonomi
- Metode ldentifikasi Hazard Ergonomi
- Checklist untuk survey tentang hazard ergonomi
- prinsip-prinsip ergonomi
- penyakit nyeri muskuloskeletal
- Langkah-langkah pengukuran ergonomi
- Penerapan aspek ergonomi di tempat kerja
9. Program rehabilitasi di tempat kerja (teori 2 JP)
- Pengertian rehabilitasi
- Ruang lingkup rehabilitasi
- Perilaku aman
- Persiapan penggunaan alat bantu
10. Psikologi industri (teori 2 JP)
- Definisi dan ruang lingkup
- Penerapan psikologi industri
- Gangguan kesehatan akibat stresor psikososial
- Stres akibat kerja dan pengendaliannya
11. Pengelolaan makanan di tempat kerja (teori 2 JP)
- Pengertian ruang makan dan kantin serta pengelolaan makan di tempat kerja
- Proses pengelolaan makan yang higienis di tempat kerja
- Penyelenggaraan pelatihan gizi kerja termasuk penyelenggaraan makan yang higienis di tempat kerja serta pencegahan dan penanggulangan keracunan makanan
12. Program keselamatan kerja dan alat pelindung diri (teori 2 JP, praktek 1 JP)
a. Pengertian Keselamatan Kerja
- Manfaat Keselamatan Kerja
- Piramida Kecelakaan
- Benefit Cost K3
b. Penerapan Keselamatan Kerja
- Target penerapan keselamatan kerja
- Sektor yang termasuk dalam Keselamatan Kerja: pencegahan kebakaran, pencegahan peledakan, K3 Mekanik, Kontruksi, Listrik, tempat kerja beresiko tinggi.
c. Pengelolaan Alat Pelindung
- Pengertian APD
- Penggunaan APD
- Jenis-jenis APD dan Fungsinya
13. Kecelakaan kerja dan sistem pelaporan (teori 3 JP)
a. Pengertian kecelakaan
- Definis kecelakaan
- Teori kecelakaan
- Jenis-jenis kecelakaan
b. Analisa sebab dan akibat kecelakaan
- Sumber bahaya
- Resiko bahaya
- Kebutuhan analisa resiko
- Pembuatan checklist penilaian resiko
- Pengukuran resiko dan evaluasi
c. Pengendalian resiko bahaya
- Pengendalian teknis
- Pengendalian administratif
- APD
d. Sistem pelaporan dan statistik data kecelakaan kerja
- Sistem pelaporan kecelakaan kerja
- Statistik data kecelakaan: frekuensi rate, severety rate dan kecelakaan nihil
14. Tanggap darurat kebakaran di tempat kerja (teori 2 JP)
- Teori dasar terjadinya api
- Klasifikasi kebakaran
- Tahapan terjadinya api
- Faktor penyebab terjadinya kebakaran
- Metode pemadaman kebakaran
- Jenis-jenis alat pemadam kebakaran
- Beberapa tips menghindari kebakaran
15. Higiene industri (faktor fisik, faktor kimia, faktor biologi) (teori 4 JP, praktek 1 JP)
- Pengertian dan ruang lingkup higiene industri
- Klasifikasi faktor fisik, faktor kimia dan faktor biologi di tempat kerja
- Pengukuran faktor fisik, faktor kimia dan faktor biologi di tempat kerja
- Nilai ambang batas
- Metode pengukuran dan analisis
- Pengendalian
- Alat-alat uji/analisis faktor fisik, faktor kimia dan faktor biologi
16. BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan (teori 2 JP)
- Pengertian BPJS
- Jaminan kecelakaan kerja
- Jaminan kematian
- Jaminan hari tua
- Jaminan pensiun
17. Walkthrough survey dan seminar hasil survey (teori 6 JP)
- Survey di tempat kerja
- Penyusunan laporan
- Seminar hasil survey
Instruktur: Instruktur training ini adalah praktisi dan akademisi dan dari Kemenakertrans RI
Tempat Training: di Bandung/Jakarta/Yogyakarta
Durasi Training: 5 (lima) hari
Waktu Training:
| Januari 2026 | Februari 2026 | Maret 2026 | April 2026 |
| 5 - 9 Januari 2026 | 2 - 6 Februari 2026 | 2 - 6 Maret 2026 | 6 - 10 April 2026 |
| 12 - 16 Januari 2026 | 9 - 13 Februari 2026 | 9 - 13 Maret 2026 | 13 - 17 April 2026 |
| 19 - 23 Januari 2026 | 18 - 22 Februari 2026 | 25 - 29 Maret 2026 | 20 - 24 April 2026 |
| 26 - 30 Januari 2026 | 23 - 27 Februari 2026 | 30 Mar – 3 Apr 2026 | 26 - 30 April 2026 |
| Mei 2026 | Juni 2026 | Juli 2026 | Agustus 2026 |
| 4 - 8 Mei 2026 | 2 - 6 Juni 2026 | 6 - 10 Juli 2026 | 3 - 7 Agustus 2026 |
| 11 - 15 Mei 2026 | 8 - 12 Juni 2026 | 13 - 17 Juli 2026 | 10 - 14 Agustus 2026 |
| 18 - 22 Mei 2026 | 17 - 21 Juni 2026 | 20 - 24 Juli 2026 | 18 - 22 Agustus 2026 |
| 22 - 26 Juni 2026 | 27 - 31 Juli 2026 | 26 - 30 Agustus 2026 | |
| 29 Juni – 3 Juli 2026 | |||
| September 2026 | Oktober 2026 | November 2026 | Desember 2026 |
| 1 - 5 September 2026 | 5 - 9 Oktober 2026 | 2 - 6 November 2026 | 1 - 5 Desember 2026 |
| 7 - 11 September 2026 | 12 - 16 Oktober 2026 | 9 - 13 November 2026 | 7 - 11 Desember 2026 |
| 14 - 18 September 2026 | 19 - 23 Oktober 2026 | 16 - 20 November 2026 | 14 - 18 Desember 2026 |
| 21 - 25 September 2026 | 26 - 30 Oktober 2026 | 23 - 27 November 2026 | 27 - 31 Desember 2026 |
| 28 Sept – 2 Okt 2026 |
Harga Investasi/Peserta:
- Offline: Rp 5.500.000
- Online: Rp 4.000.000
Fasilitas Untuk Peserta:
- Modul Training
- Sertifikat dari Kemenakertrans RI
- ATK: Blocknote dan Ballpoint
- T-Shirt
- Goody Bag
- Foto Training
- Ruangan Training fasilitas Full AC dan multimedia
- Lunch dan dua kali coffeebreak
- Instruktur yang qualified dari kemenakertrans RI dan dari praktisi serta akademisi
Tingkatkan Kompetensi Paramedis dalam Keselamatan Kerja
Di lingkungan industri, paramedis memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan tenaga kerja.
Karena itu, pemahaman tentang higiene perusahaan, kesehatan kerja, hingga penanganan kondisi darurat menjadi kompetensi yang perlu dikuasai.
Training Hiperkes Dan Keselamatan Kerja Bagi Paramedis Sertifikasi Kemnaker RI dari Mairodi Training hadir untuk membantu meningkatkan kemampuan paramedis agar lebih siap menjalankan tugas di tempat kerja.
Selain itu, bagi tenaga kesehatan yang ingin memperluas kompetensi di bidang pemeriksaan kesehatan kerja, tersedia pula Training Operator Spirometri Dan Audiometri Sertifikasi Kemnaker RI.
Dengan mengikuti pelatihan yang tepat, profesionalisme dan kesiapan paramedis dalam mendukung penerapan K3 di perusahaan dapat semakin optimal.


