Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang PAA – Dalam dunia industri modern, keandalan peralatan pesawat angkat dan angkut bukan hanya soal produktivitas, tetapi juga menyangkut keselamatan kerja.
Di sinilah peran Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang PAA menjadi sangat krusial.
Profesi ini bukan sekadar teknisi biasa, melainkan tenaga kompeten yang memiliki tanggung jawab memastikan bahwa seluruh peralatan pesawat angkat dan angkut beroperasi sesuai standar keselamatan yang ditetapkan oleh Kemnaker RI.
Seiring meningkatnya penggunaan crane, hoist, forklift, dan berbagai alat angkat lainnya di sektor manufaktur, konstruksi, energi, hingga logistik, kebutuhan akan tenaga pemeriksa dan penguji yang tersertifikasi semakin tinggi.
Perusahaan tidak lagi bisa mengandalkan pemeriksaan internal tanpa standar kompetensi yang jelas.
Regulasi keselamatan kerja menuntut adanya personel yang benar-benar memahami aspek teknis sekaligus ketentuan perundang-undangan.
Mairodi Training hadir sebagai penyelenggara pelatihan profesional yang menyediakan program Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang PAA Sertifikasi Kemnaker RI, dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan industri sekaligus persyaratan regulasi.
Mengapa Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang PAA Sangat Dibutuhkan?
Pesawat angkat dan angkut memiliki risiko kerja yang tinggi.
Kesalahan kecil dalam instalasi, perawatan, maupun pengoperasian dapat berujung pada kecelakaan serius.
Pemeriksaan dan pengujian berkala bukan hanya kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian vital dari sistem manajemen keselamatan kerja.
Seorang Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang PAA harus mampu:
- Mengidentifikasi potensi bahaya pada peralatan
- Memahami struktur dan konstruksi alat
- Melakukan pengujian sesuai standar teknis
- Menilai kelayakan operasi peralatan
- Menyusun laporan pemeriksaan yang valid
Pelatihan sertifikasi dari Kemnaker RI memastikan bahwa kompetensi tersebut dimiliki secara formal dan diakui secara hukum.
Program Training Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang PAA di Mairodi Training
Program ini dirancang komprehensif, menggabungkan teori, pemahaman regulasi, hingga praktik lapangan.
Materi pelatihan tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga landasan hukum yang menjadi dasar pelaksanaan riksa uji.
I. Kelompok Dasar
Peserta akan dibekali fondasi penting terkait keselamatan kerja dan regulasi:
- Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan dasar-dasar K3 (4 JP)
Peraturan perundang-undangan Pesawat Angkat Angkut (6 JP):
- Undang-Undang No. 1 Tahun 1970
- Permenaker No. 05/Men/1985
- Permenaker No. 09/Men/VII/2010
Bagian ini sangat penting karena pemeriksaan teknis selalu berkaitan dengan aspek legalitas.
II. Kelompok Inti
Di tahap ini, peserta mendalami aspek teknis pesawat angkat dan angkut:
- Pengetahuan dasar keran angkat dan bagian-bagiannya (4 JP)
- Pengetahuan dasar motor penggerak (4 JP)
- Pengetahuan dasar hidrolik (4 JP)
- Pengetahuan kelistrikan (2 JP)
- Perangkat keselamatan kerja (safety devices) (4 JP)
- Tali kawat baja dan alat bantu angkat (4 JP)
- Pengetahuan bahan dan korosi (4 JP)
- Peninjauan konstruksi (4 JP)
- Non Destructive Test (NDT) (4 JP)
- Pemeriksaan dan pengujian (10 JP)
Materi ini dirancang agar peserta benar-benar memahami cara kerja peralatan, potensi kerusakan, hingga teknik evaluasi kelayakan alat.
III. Kelompok Penunjang
Sebagai pelengkap kompetensi teknis:
- Standar pemeriksaan dan pengujian (4 JP)
- Stabilitas (2 JP)
- Pengetahuan las (4 JP)
IV. Ujian Sertifikasi
Kompetensi peserta akan diuji melalui:
- Teori (6 JP)
- Praktik (20 JP)
Ujian praktik menjadi bagian penting untuk memastikan kemampuan aplikatif di lapangan.
Instruktur Profesional dan Berpengalaman
Salah satu keunggulan training di Mairodi Training adalah kualitas pengajar.
Program ini di dampingi oleh instruktur yang berasal dari:
- Praktisi industri
- Akademisi
- Tenaga ahli dari Kemnaker RI
Pendekatan ini memastikan keseimbangan antara teori, pengalaman nyata, dan standar regulasi resmi.
Detail Pelaksanaan Training Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang PAA
Program Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang PAA ini di selenggarakan dengan standar pelatihan profesional:
Tempat Training: Bandung
Durasi: 90 jam pelajaran @45 menit
Waktu: 9 hari (08.00 – 17.00)
Investasi: Rp. 11.800.000,- (Exclude Tax)
Bandung di pilih sebagai lokasi strategis dengan fasilitas pelatihan yang nyaman dan kondusif.
Persyaratan Peserta
Program ini di tujukan bagi teknisi atau petugas pemeriksa penguji yang memenuhi kriteria berikut:
- Pendidikan minimal SLTA/sederajat
- Pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang terkait
- Berbadan sehat (keterangan dokter)
- Usia minimal 21 tahun
Peserta juga wajib melengkapi dokumen administratif seperti KTP, ijazah, surat keterangan perusahaan, pas foto, serta gadget untuk kebutuhan pembelajaran digital.
Fasilitas yang Didapatkan Peserta
Peserta training di Mairodi Training akan memperoleh berbagai fasilitas pendukung:
- Modul training lengkap
- Training kit
- Ruang training standar meeting
- Meal selama pelatihan
- Sertifikat resmi Kemnaker RI
- Instruktur qualified dari praktisi, akademisi, dan Kemnaker RI
Seluruh fasilitas di rancang untuk mendukung pengalaman belajar yang optimal.
Investasi Kompetensi, Bukan Sekadar Training
Mengikuti training sertifikasi bukan hanya tentang mendapatkan sertifikat, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi karier profesional.
Tenaga kerja yang memiliki sertifikasi Kemnaker RI memiliki nilai tambah signifikan di mata perusahaan.
Dengan meningkatnya tuntutan keselamatan kerja dan kepatuhan regulasi, kebutuhan akan Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang PAA akan terus berkembang.
Pelatihan ini membuka peluang karier lebih luas sekaligus meningkatkan kredibilitas profesional.
Jika perusahaan Anda membutuhkan tenaga riksa uji yang kompeten, atau Anda ingin meningkatkan kualifikasi di bidang pesawat angkat dan angkut, program
Training Teknisi Pemeriksa Penguji Bidang PAA di Mairodi Training merupakan langkah tepat.
Mairodi Training – Partner Pengembangan Kompetensi Profesional
Mairodi Training telah di percaya berbagai perusahaan dalam penyelenggaraan training teknis dan sertifikasi.
Dengan pendekatan praktis, instruktur berpengalaman, serta kurikulum berbasis kebutuhan industri, setiap program di rancang memberikan dampak nyata.
Karena di dunia kerja modern, kompetensi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.



